
Kuasa Allah Yang Maharahim
Bertobat berarti mengubah dan percaya kuasa duniawi menjadi berpegang pada kuasa Allah Yang Maharahim; dan mengejar kenikmatan duniawi menjadi mengejar harta surgawi.
Silahkan masukkan kata kunci pencarian

Bertobat berarti mengubah dan percaya kuasa duniawi menjadi berpegang pada kuasa Allah Yang Maharahim; dan mengejar kenikmatan duniawi menjadi mengejar harta surgawi.

Keyakinan memainkan peran penting dalam hidup manusia. Keyakinan mendasari perubahan hidup seseorang. Orang berubah kalau sudah terbentuk keyakinan dalam dirinya.

Allah memanggil kita untuk bertobat melalui tanda-tanda pertobatan, seperti halnya Allah mengutus Yunus untuk menyerukan pertobatan bagi orang-orang Niniwe (Yun. 3:1-10)

Pengampunan yang kita berikan membuat hati kita terbuka dan siap menerima pengampunan Allah (Mat. 6:7-15).

Tindakan kasih yang konkret untuk saudara yang paling hina ini yang diperhitungkan pada saat penghakiman kelak.

Yesus yang adalah sungguh manusia, juga mengalami segala macam pencobaan seperti yang kita alami.

Dalam proses pertobatan, sering kali kita dihambat oleh pandangan negatif kita atas diri kita sendiri dan rasa pesimis yang tidak membuka kemungkinan untuk berubah.

Pantang maupun puasa sebagai sarana pertobatan di masa Prapaskah bukan sekadar sebagai pelaksanaan hukum, melainkan berbalik dari perbuatan-perbuatan jahat kita.

Jalan yang Ia tunjukkan ialah jalan sallib dan penyangkalan diri. Tidak hanya sekali, tetapi dari waktu ke waktu di sepanjang lorong kehidupan kita.

Abu mengingatkan kita akan kerapuhan kita sebagai makhluk ciptaan Allah yang terbuat dari debu.

Meneladan Kristus berarti belajar tentang cara berpikir-Nya, yaitu logika ilahi. Logika ilahi sangat berbeda dengan logika duniawi. Mengikuti logika ilahi dan menanggalkan cara berpikir lama tidaklah mudah.

Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah, sebab segala sesuatu mungkin bagi Allah.