
Jangan Berbuat Dosa Lagi
Engkau telah sembuh, jangan berbuat dosa lagi supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk.
Silahkan masukkan kata kunci pencarian

Engkau telah sembuh, jangan berbuat dosa lagi supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk.

Iman harus membantu budi dan indra kita untuk berani berpasrah, sebab tanpa sikap percaya dan pasrah, kita susah mengalami kehadiran Allah dalam hidup.

Allah itu bukan polisi atau hakim yang mencari-cari kesalahan kita, melainkan seorang Bapak Yang Maharahim, berbelas kasih, yang menginginkan kebaikan anak-anak-Nya dengan menghapus cela kita.

Segala usaha pertobatan kita pada masa Prapaskah ini mengandung sebuah bahaya “jebakan batman”, yaitu kesombongan diri,

Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu.

Yesus memberikan teladan apa artinya sungguh-sungguh menjadi milik Allah. Menjadi milik Allah adalah inti perjanjian antara Allah dan manusia.

Yesus datang bukan untuk menghapuskan hukum dan peraturan, tetapi untuk menggenapi hukum taurat tersebut.

Kita diminta keterbukaan untuk memberikan pengampunan yang tulus kepada sesama yang bersalah terhadap kita, karena kita telah lebih dahulu mengalami belas kasihan dan pengampunan dari Allah dalam hidup ini.

Di balik hal-hal yang biasa, lumrah, sehari-hari, hadirlah dan berkaryalah kuasa Allah yang luar biasa.

Hati yang membatu sering tidak peduli, kendati demikian, kerahiman Allah tanpa batas. Ia selalu setia memanggil kita untuk bertobat dan mau tinggal bersama-Nya.

Karena Yusuf hidup dari iman, maka dia menjadi sarana Allah untuk memenuhi janji-Nya mengutus Penebus.

Salah satu sumber kerusakan dan kehancuran alam dan peradaban manusia adalah mentalitas penguasa.