MINGGU PRAPASKAH V
22 MARET 2026
TAHUN A ( U )
Pengantar
I : Kematian: peristiwa yang pasti kita alami, namun tetap penuh misteri. Berabad-abad orang bergumul untuk menghadapinya walaupun juga sadar tidak bisa menolaknya bila memang sudah sampai pada waktunya. Namun, dalam Yesus kita memperoleh kesempatan untuk memberi makna baru akan saat itu yaitu kesempatan untuk mengalami cinta kasih Bapa yang lebih dalam. Kristuslah yang membuat kita semua dimampukan untuk mengalami hal itu. Peristiwa Yesus yang membangkitkan Lazarus beberapa hari sebelum pekan penderitaan-Nya dimulai, adalah pralambang kemenangan Yesus atas maut, dan bagi kita sekaligus tanda pengharapan akan jaminan hidup baru dalam Kristus.
RITUS PEMBUKA
Lagu Pembuka
Antifon Pembuka Bdk. Mzm. 43:1-2
Berilah keadilan kepadaku, ya Allah, dan perjuangkanlah perkaraku terhadap kaum yang tidak saleh. Luputkanlah aku dari penipu dan orang yang curang. Sebab, Engkaulah Allahku dan kekuatanku.
Tanda Salib dan Salam
Tobat
Doa Kolekta:
I : Marilah berdoa
Allah Bapa kami, Putra-Mu telah mengalahkan kematian berkat wafat-Nya di kayu salib dan berkat kebangkitan-Nya, la memulihkan kehidupan kami. Kami mohon, semoga Roh-Mu tinggal di dalam diri kami dan membimbing kami menuju pada kehidupan yang baru. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang Hidup dan Berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U : Amin.
LITURGI SABDA
Bacaan Pertama Yeh. 37:12-14
L : Bacaan dari Nubuat Yehezkiel:
Beginilah Firman Tuhan Allah, “Hai umat-Ku! Aku akan membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu dari dalamnya. Dan Aku akan mengantar kamu Kembali ke tanah Israel. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan, yakni pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu dari dalamnya. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke dalam dirimu, sehingga kamu hidup kembali; dan Aku akan menempatkan kamu di tanah airmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, Tuhan, yang mengatakannya dan melaksanakanya.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan Mzm. 130:1-2.3-46.4c-6.7-8; R.7
“Pada Tuhan ada kasih setia, dan penebusan berlimpah.”
Mazmur:
1. Dari jurang yang dalam aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan: Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku.
2. Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, ya Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada pengampunan, maka orang-orang takwa kepada-Mu.
Bacaan Kedua Rm. 8:8-11
L : Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
Saudara-saudara mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, kalau Roh Allah memang tinggal di dalam dirimu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, maka ia bukanlah milik Kristus. Tetapi jika Kristus ada dalam dirimu, maka tubuhmu memang mati karena dosa, tetapi rohmu hidup karena kebenaran. Dan jika Roh Allah, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam dirimu, maka la yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana oleh Roh-Nya yang diam dalam dirimu.
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.
Bait Pengantar Injil Yoh. 11:250-26
S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : Akulah kebangkitan dan hidup, sabda Tuhan. Setiap orang yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Bacaan Injil Yoh. 11:3-7.17.20-27.33b-45
I : Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Ketika Lazarus jatuh sakit, kedua perempuan itu pun, mengirim kabar kepada Yesus, “Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit.” Mendengar kabar itu Yesus berkata, “Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, supaya melalui penyakit itu Putra Allah dimuliakan.” Yesus memang mengasihi Marta dan saudaranya serta Lazarus. Namun, setelah didengarnya bahwa Lazarus sakit, la sengaja tinggal dua hari lagi di tempat la berada; tetapi sesudah itu Ia berkata kepada murid-murid-Nya, “Mari kita kembali lagi ke Yudea.” Ketika Yesus tiba di Betania, didapati-Nya Lazarus telah empat hari terbaring di dalam kubur. Ketika Marta mendengar bahwa Yesus datang, ia pergi menemui Dia. Tetapi Maria tinggal di rumah. Lalu kata Marta kepada Yesus, “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. Tetapi sekarang pun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya.” Kata Yesus kepada Marta, “Saudaramu akan bangkit.” Kata Marta kepada-Nya, “Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman.” Jawab Yesus, “Akulah kebangkitan dan hidup. Siapa saja yang percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun sudah mati; dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?” Jawab Marta, “Ya Tuhan, aku percaya bahwa Engkaulah Mesias, Putra Allah, yang akan datang ke dalam dunia.” Kemudian, ketika melihat Maria menangis, Yesus sangat terharu dan berkata, “Di manakah dia kamu baringkan?” Jawab mereka, “Tuhan, marilah dan lihatlah!” Lalu menangislah Yesus. Kata orang-orang Yahudi, “Lihatlah, la sungguh mengasihi dia!” Tetapi beberapa orang di antaranya berkata, “la yang memelekkan mata orang buta, tidak sanggupkah la bertindak sehingga orang ini tidak mati?” Yesus sekali lagi sangat terharu, lalu pergi ke kubur itu. Kubur itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu. Kata Yesus, “Angkatlah batu itu!” Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada Yesus, “Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati.” Jawab Yesus, “Bukankah sudah Aku katakan kepadamu: Jika engkau percaya, engkau akan melihat kemuliaan Allah?” Mereka pun mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata, “Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Aku tahu bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku. Tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.”Sesudah berkata demikian, berserulah la dengan suara keras, “Lazarus, marilah keluar!” Orang yang telah mati itu datang ke luar, kaki dan tangannya masih terikat dengan kain kafan, dan mukanya tertutup dengan kain peluh. Kata Yesus kepada mereka,”Bukalah kain-kain itu, dan biarkan ia pergi.” Banyak di antara orang-orang Yahudi yang melawat Maria dan meyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya.
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.
Homili
Syahadat
Doa Umat
I : Yesus bersabda, “Akulah kebangkitan dan kehidupan. Yang percaya kepada-Ku akan hidup, sekalipun sudah mati”. Marilah kita berdoa kepada Bapa dengan pengantaraan-Nya.
L : Bagi Gereja Allah. Ya Bapa, doronglah Gereja-Mu agar tak henti-hentinya mewartakan kabar kebangkitan Kristus dan kebangkitan kami semua. Bimbinglah umat-Mu untuk semakin giat mewartakan cinta kasih-Mu bagi seluruh alam semesta. Marilah kita mohon…
U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan
L : Bagi para bangsa. Ya Bapa, terangilah para bangsa dengan sinar kemuliaan kebangkitan Putra-Mu. Agar para bangsa memandang masa depan dengan wajah cerah dan penuh harapan. Marilah kita mohon…
U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan
L : Bagi orang sakit dan cacat. Ya Bapa, berilah pengertian kepada para sakit dan cacat, bahwa kesulitan-kesulitan mereka akan berlalu dan kelak menerima hidup baru karena telah mati dan bangkit bersama Kristus. Dan, buatlah kami selalu memiliki hati yang penuh kasih kepada mereka sebagai teman seperjalanan dalam mengikuti jalan salib keselamatan Kristus. Marilah kita mohon…
U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
L : Bagi kita yang berkumpul dan percaya akan Sabda Allah. Ya Bapa, himpunlah kami selalu dalam nama Yesus Kristus, Putra-Mu yang terkasih. Semoga kami pun dengan giat berjuang melaksanakan panggilan perutusan kami dengan sepenuh hati sesuai dengan kehendak-Mu. Marilah kita mohon…
U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
I : Allah Bapa kami, bantulah kami untuk semakin bertumbuh dalam iman kami kepada-Mu. Berikanlah kepada kami Roh Kristus, agar dalam segala keadaan hidup kami selalu tetap melaksanakan kehendak-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin.
LITURGI EKARISTI
Doa Atas Persembahan
I : Allah Bapa kami, Putra-Mu telah mengorbankan diri-Nya bagaikan roti yang terpecah dan anggur yang tercurah bagi kami. Kami mohon terimalah persembahan roti dan anggur yang kami unjukkan sebagai kenangan atas pengorbanan Putra-Mu bagi kami. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U : Amin.
Prefasi
Tentang Lazarus
I : Sungguh pantas dan benar, layak dan menyelamatkan, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa Yang Kudus, Allah Yang Maha Kuasa dan Kekal, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Sebab, sebagai manusia sejati, la meratapi Lazarus sahabat-Nya, dan sebagai Allah yang kekal, Ia membangkitkan dia dari kubur. Tergerak oleh belas kasih kepada bangsa manusia, la mengantar kami kepada kehidupan baru, lewat perayaan misteri kudus. Melalui Dia, laskar para Malaikat menyembah keagungan-Mu sambil menikmati sukacita abadi di hadapan-Mu. Sebab itu, Bersama para Malaikat dan Malaikat Agung, Bersama Singgasana dan Kekuasaan, serta bersama seluruh laskar surgawi, kami melagukan madah kemuliaan bagi-Mu dengan tak henti-hentinya berseru:
U : Kudus, kudus, kuduslah Tuhan…
Komuni
Antifon Komuni Yoh. 12:24
Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, Jika biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja. Tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
Doa Sesudah Komuni
I : Marilah kita berdoa.
Ya Allah, Sumber Kehidupan Sejati, kami bersyukur karena kehadiran Yesus Kristus, Putra-Mu. Kami mohon, semoga la sungguh menjadi santapan jiwa yang menguatkan kami untuk berziarah menuju kepada-Mu. Sebab Dialah yang Hidup dan Berkuasa, sepanjang segala masa.
U : Amin
RITUS PENUTUP
Pengumuman
Berkat dan Pengutusan
Lagu Penutup
Untuk mendownload teks misa silahkan klik tombol dibawah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari GerejaJago.Org