TEKS MISA

Teks Misa Minggu Prapaskah IV

MINGGU PRAPASKAH IV
15 MARET 2026
TAHUN A ( U )

Pengantar
I : Minggu Prapaskah keempat disebut pula Minggu LAETARE atau Minggu Sukacita. Di mana sukacita itu? Bukankah seruan pertobatan justru semakin dikumandangkan? Sukacita di sini terungkap seperti disebut dalam antifon pembuka, sukacita karena penghiburan dari Allah. Oleh karena itu, pertobatan bukan menjadi beban melainkan menjadi kesempatan mengalami kasih Allah yang lebih utuh. Pertobatan akan membuat orang serasa mengalami kesembuhan dari kebutaan, bangkit dari kelumpuhan, dan lebih dalam lagi mengalami rahmat Allah yang diberikan kepada kita.

RITUS PEMBUKA

Lagu Pembuka

AntifonPembuka Bdk. Yes. 66:10-11
Bersukacitalah, hai Yerusalem, dan berhimpunlah, kamu semua yang mencintainya; bergembiralah dengan sukacita, hai kamu yang dulu berdukacita, agar kamu bersorak-sorai dan dipuaskan dengan kelimpahan penghiburanmu.

Tanda Salib dan Salam

Tobat

Doa Kolekta:
I : Marilah berdoa
Ya Allah, dengan pengantaraan Sabda-Mu Engkau telah memulihkan hubungan damai dengan umat manusia secara mengagumkan. Kami mohon, berilah agar umat kristiani, dengan cinta bakti yang penuh semangat dan iman yang hidup, bergegas menyongsong hari-hari raya yang akan datang. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang Hidup dan Berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U : Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama 1Sam. 16:16.6-7.10-13a
L : Bacaan dari Kitab Pertama Samuel:
Setelah Raja Saul ditolak, berfirmanlah Tuhan kepada Samuel, “Isilah tabung tandukmu dengan minyak, dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku.” Setelah Samuel sampai di rumah Isai, masuklah anak-anak Isai. Ketika melihat Eliab, Samuel berpikir, “Sungguh, di hadapan Tuhan sekarang berdirilah dia yang mau diurapi-Nya.” Tetapi berfirman-lah Tuhan kepada Samuel, “Janganlah terpancang pada paras atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolak dia. Bukan yang dilihat manusia, yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Allah melihat hati.” Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel; tetapi Samuel berkata kepada Isai, “Mereka ini semuanya tidak dipilih Tuhan.” Lalu ia berkata kepada Isai, “Inikah semua putramu?” Jawab Isai, “Masih tinggal yang bungsu, tetapi ia sedang menggembalakan kambing domba.” Kata Samuel kepada Isai, “Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan sebelum ia datang kemari.” Maka disuruhnyalah menjemput dia. Kemudian masuklah anak itu; namanya Daud. Kulitnya kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu Tuhan berfirman kepada Samuel, “Bangkitlah dan urapilah dia, sebab inilah dia!” Maka Samuel mengambil tabung tanduknya yang berisi minyak itu, dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya.
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm. 23:1-3a.3b-4.5.6; R: 1
“Tuhanlah gembalaku, takkan kekurangan aku.”
Mazmur:
1. Tuhan adalah gembalaku, aku takkan berkekurangan. Ku di baringkannya di rumput yang hijau, di dekat air yang tenang, ku dituntunnya di jalan yang lurus demi namaNya yang kudus
2. Sekalipun aku harus berjalan di lembah yang kelam, aku tidak takut akan bahaya, sebab Engkau besertaku. Sungguh tongkat gembalaan-Mu, itulah yang meng-hibur aku.

Bacaan Kedua Ef. 5:8-14
L : Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:
Saudara-saudara, memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang. Karena terang hanya berbuahkan kebaikan, keadilan dan kebenaran. Ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya, telanjangilah Perbuatan-perbuatan itu. Sebab menyebut saja apa yang mereka buat di tempat-tempat yang tersembunyi sudah memalukan. Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang itu menjadi tampak, sebab semua yang tampak adalah terang. Itulah sebabnya dikatakan, “Bangunlah, hai kamu yang tidur, dan bangkitlah dari antara orang mati, maka Kristus akan bercahaya atas kamu.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil Yoh. 8:12b
S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S :
Akulah cahaya dunia, Siapa yang mengikuti Aku, akan hidup dalam cahaya abadi
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Bacaan Injil Yoh. 9:1.6-9.13-17.34-38
I : Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
Sekali peristiwa, ketika Yesus sedang berjalan lewat, la melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Yesus meludah ke tanah, dan membuat lumpur dengan ludah itu, lalu mengoleskannya pada mata orang buta tadi dan berkata kepadanya, “Pergilah, basuhlah dirimu di kolam Siloam.” Siloam artinya: Yang Diutus. Orang itu pergi membasuh dirinya, lalu kembali dan dapat melihat lagi. Tetapi tetangga-tetangganya, dan mereka yang dahulu mengenalnya sebagai pengemis, berkata, “Bukankah dia ini, yang selalu duduk dan mengemis?” Ada yang berkata, “Benar, dialah ini!” Ada pula yang berkata, “Bukan, tetapi dia serupa dengan orang itu.” la sendiri berkata, “Benar, akulah dia.” Mereka kemudian membawa orang yang tadinya buta itu kepada orang-orang Farisi. Adapun hari waktu Yesus mengaduk tanah dan memelekkan mata orang itu adalah hari Sabat. Karena itu orang-orang Farisi bertanya lagi kepadanya, bagaimana matanya menjadi melihat. Jawabnya, “Ia mengoleskan lumpur pada mataku, lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat.” Kata sebagian orang Farisi itu, “Orang ini tidak datang dari Allah, sebab la tidak memelihara hari Sabat.” Tetapi yang lain berkata, “Bagaimana seorang berdosa dapat membuat tanda mukjizat yang demikian?” Lalu timbullah pertentangan di antara mereka. Kata mereka lagi kepada orang yang tadinya buta itu, “Dan engkau, karena Dia telah memelekkan matamu, apa katamu tentang Dia?” Jawabnya, “Ia seorang nabi!” Tetapi orang-orang Farisi menegur dia, “Engkau ini lahir sama sekali dalam dosa, dan engkau hendak mengajar kami?” Lalu mereka mengusir dia ke luar. Yesus mendengar bahwa orang itu telah diusir oleh orang-orang Farisi. Lalu Yesus bertemu dengan orang itu dan berkata, “Percayakah engkau kepada Putra Manusia?” Jawabnya, “Siapakah Dia, Tuan? Supaya aku percaya kepada-Nya.” Kata Yesus kepadanya, “Engkau bukan saja melihat Dia! Dia yang sedang berbicara dengan engkau, Dialah itu!” Kata orang itu, “Aku percaya, Tuhan!” Lalu ia sujud menyembah Yesus.
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.

Homili

Syahadat

Doa Umat
I : Melalui Kristus Putra-Nya, Allah Bapa begitu mengasihi kita. Maka, marilah kita panjatkan doa kepada-Nya dengan penuh harapan. Marilah kita berseru: Kasihanilah kami umat-Mu, ya Tuhan

L : Bagi para pemimpin Gereja. Semoga Allah Bapa Maha Bijaksana memberkati para pemimpin Gereja agar selalu ramah dan bijaksana seperti Kristus dalam meng-gembalakan umat yang tengah berziarah menuju Kerajaan keselamatan-Nya. Marilah kita mohon …
U : Kasihanilah kami umat-Mu, ya Tuhan

L : Bagi para pejabat pemerintahan. Semoga Allah Bapa Maha Baik memberikan terang sinar kasih-Nya bagi para pejabat pemerintahan kita sehingga mereka dengan giat mengusahakan segala sesuatu yang diperlukan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Marilah kita mohon …
U : Kasihanilah kami umat-Mu, ya Tuhan.

L : Bagi mereka yang sakit dan cacat mental. Semoga Allah Bapa Maha Belas Kasih membangkitkan rasa belas kasih kita terhadap mereka yang sakit dan cacat mental agar mereka itu jangan sampai dilalaikan atau pun disingkirkan, melainkan dirawat dengan cinta kasih. Marilah kita mohon …
U : Kasihanilah kami umat-Mu, ya Tuhan.

L : Bagi kita di sekitar altar ini. Semoga Allah Bapa, Sumber Cahaya Sejati, menerangi hati dan budi kita agar semakin mengenal Dia dan Kristus Putra-Nya, serta semakin menghayati martabat kita sebagai putra dan putri cahaya. Marilah kita mohon …
U : Kasihanilah kami umat-Mu, ya Tuhan.

I : Allah Bapa Yang Maha Kudus, dengarkanlah doa kami. Perkenankanlah kami bersyukur kepada-Mu atas segala anugerah yang telah kami terima. Buatlah kami tenang karena percaya akan memperoleh apa yang kami harapkan dalam dan karena Kristus. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U : Amin.

LITURGI EKARISTI

Doa Atas Persembahan
I : Ya Allah, dengan gembira kami mengunjukkan persembahan yang membawa keselamatan kekal bagi kami. Kami mohon, semoga kami sanggup merayakan kurban ini dengan penuh iman dan mewujudkannya dengan pantas dalam hidup kami demi keselamatan dunia. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin.

Prefasi Orang yang Lahir Buta
I : Sungguh pantas dan benar, layak dan menyelamatkan, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa Yang Kudus, Allah Yang Maha Kuasa dan Kekal, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Dengan misteri penjelmaan-Nya, la menuntun umat manusia yang berjalan dalam kegelapan, masuk ke dalam terang iman, dan lewat sakramen kelahiran kembali, la mengangkat semua yang lahir sebagai budak dosa lama, menjadi anak angkat Allah. Sebab itu, bersama para Malaikat dan Malaikat Agung, bersama Singgasana dan Kekuasaan, serta bersama seluruh laskar surgawi, kami melagukan madah kemuliaan bagi-Mu dengan tak henti-hentinya berseru:
U : Kudus, kudus, kuduslah Tuhan…

Komuni

Antifon Komuni Bdk. Yoh. 9:11
Tuhan mengolesi mataku, lalu aku pergi, dan aku membasuh muka, dan aku melihat, dan aku percaya kepada Allah.

Doa Sesudah Komuni
I : Marilah kita berdoa.
Ya Allah, Engkau menerangi setiap orang yang lahir di dunia. Kami mohon terangilah hati kami dengan sinar rahmat-Mu agar kami mampu selalu memikirkan hal-hal yang pantas dan yang layak bagi keagungan-Mu serta mencintai Engkau dengan sungguh-sungguh. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin

RITUS PENUTUP

Pengumuman 

Berkat dan Pengutusan

Lagu Penutup

Untuk mendownload teks misa silahkan klik tombol dibawah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari GerejaJago.Org

Share This Post :