MINGGU PRAPASKAH II
1 MARET 2026
TAHUN A ( U )
Pengantar
I : Untuk menuju kemuliaan, Yesus harus menanggung penderitaan dahulu. Yesus telah memberikan contoh bagaimana kesengsaraan dan maut ditanggung-Nya demi keselamatan kita. Seandainya orang mampu menanggung kesulitan, atau bahkan kesengsaraan dengan setia, semoga juga dapat mengalami kemuliaan sebagaimana Yesus yang mulia. Orang dianugerahi wajah kemuliaan-Nya. Adalah panggilan kita juga pada Masa Prapaskah ini ikut serta dalam penderitaan Kristus; dengan begitu kita juga dimampukan untuk membawa kegagalan dan penderitaan sebagai bagian dari olah kesetiaan iman kita.
RITUS PEMBUKA
Lagu Pembuka
AntifonPembuka Bdk. Mzm. 27:8-9
Kepada-Mu, ya Tuhan, hatiku berkata, “Kucari wajah-Mu.” Wajah-Mu kucari, ya Tuhan, janganlah memalingkan muka dari padaku.
Tanda Salib dan Salam
Tobat
Doa Kolekta:
I : Marilah berdoa
Ya Allah, Engkau menghendaki agar kami mendengarkan Putra-Mu yang terkasih. Semoga Engkau berkenan menggerakkan hati kami dengan sabda-Mu dan memurnikan mata batin kami agar dapat memandang kemuliaan-Mu dengan sukacita. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang Hidup dan Berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U : Amin.
LITURGI SABDA
Bacaan Pertama Kej. 12:1-40
L : Bacaan dari Kitab Kejadian:
Di negeri Haran, Tuhan bersabda kepada Abram, “Tinggalkanlah negerimu, sanak saudaramu, dan rumah bapamu ini, dan pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu. Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan akan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau. Dan segala bangsa di muka bumi akan menerima berkat karena engkau.” Maka, berangkatlah Abram sesuai dengan sabda Tuhan.
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan Mzm. 33:4-5.18-19.20.22; R.22
“Kasihanilah, ya Tuhan, Kaulah Pengampun yang rahim, dan belas kasih-Mu tak terhingga.“
Mazmur:
1. Firman Tuhan itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan. Ia senang pada keadilan dan hukum; bumi penuh dengan kasih setia-Nya.
2. Sungguh, mata Tuhan tertuju kepada mereka yang bertakwa, kepada mereka yang berharap akan kasih setia- Nya. Ia hendak melepaskan jiwa mereka dari maut dan memelihara hidup mereka pada masa kelaparan,
Bacaan Kedua 2Tim. 1:86-10
L : Bacaan dari Surat Kedua Rasul Paulus kepada Timotius:
Saudara terkasih, berkat kekuatan Allah, ikutlah menderita bagi Injil Yesus! Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri. Semua ini telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman, dan semua itu sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juru Selamat kita Yesus Kristus. Dengan Injil-Nya Kristus telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa.
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.
Bait Pengantar Injil Mrk. 9:6
S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : Dari dalam awan terdengarlah suara Bapa, “Inilah Anak yang Kukasihi; dengarkanlah Dia.”
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Bacaan Injil Mat. 17:1-9
I : Inilah Injil Suci menurut Matius:
Sekali peristiwa Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes saudaranya. Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi bersama-sama mereka. Di situ, mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka. Wajah-Nya bercahaya seperti matahari, dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau seperti cahaya. Lalu tampaklah kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Yesus. Kata Petrus kepada Yesus, “Tuhan, alangkah baiknya kita berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah aku dirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa, dan satu untuk Elia.” Sementara Petrus berkata begitu, tiba-tiba turunlah awan yang terang menaungi mereka, dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata, “Inilah Putra-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia!” Mendengar itu tersungkurlah murid-murid Yesus dan mereka sangat ketakutan. Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata, “Berdirilah, jangan takut!” Ketika mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorang pun kecuali Yesus seorang diri. Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka, “Janganlah kamu ceritakan penglihatan itu kepada siapa pun sebelum Putra Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.
Doa Umat
I : Dari dalam awan, terdengarlah suara yang berkata, “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia!” Marilah kita berdoa kepada Bapa yang telah memberikan Putra-Nya yang terkasih demi keselamatan kita.
L : Bagi Gereja Allah. Ya Bapa, limpahkanlah berkat kepada umat-Mu agar semakin mampu mendengarkan Sabda Putra-Mu, Tuhan kami, Yesus Kristus. Semoga karena Kristus, kami pun dapat membantu membahagiakan serta mendamaikan segala bangsa di dunia. Marilah kita mohon…
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan
L : Bagi mereka yang menderita karena Injil. Ya Bapa, dampingilah umat-Mu yang menderita karena gigih dalam mewartakan Injil. Tuntunlah mereka agar tetap mantap dan setia dalam iman, pengharapan, dan kasih akan pembebasan yang sejati di dalam Kristus, Sang Kebenaran Sejati. Marilah kita mohon…
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi masyarakat kita. Ya Bapa, terangilah masyarakat kami dengan sinar kemuliaan-Mu yang terpancar dari cinta kasih Kristus. Karena cinta kasih Kristus itu pulalah masyarakat kami dapat mengusahakan segala sesuatu demi kemuliaan nama-Mu dan keselamatan kami. Marilah kita mohon…
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
L : Bagi kita orang-orang berdosa. Ya Bapa, bimbinglah kami agar selalu dapat menempuh jalan-Mu yang benar. Bukalah hati kami untuk selalu mampu mendengarkan Sabda Kebenaran-Mu yang menyelamatkan kami. Marilah kita mohon…
U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
I : Allah Bapa kami, dengarkanlah doa-doa kami dan berikanlah selalu kekuatan belas kasih-Mu kepada mereka yang mengandalkan kebaikan hati-Mu, dalam nama Kristus. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U : Amin.
LITURGI EKARISTI
Doa Atas Persembahan
I : Ya Allah, kami mohon, semoga persembahan ini membersihkan hati kami dari cacat cela dan menguduskan jiwa raga umat-Mu untuk merayakan pesta kebangkitan Putra-Mu. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U : Amin.
Prefasi Transfigurasi Tuhan
I : Sungguh pantas dan benar, layak dan menyelamatkan, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa Yang Kudus, Allah Yang Maha Kuasa dan Kekal.
Setelah menubuatkan kematian-Nya sendiri di hadapan murid-murid-Nya, la menampakkan kemuliaan-Nya kepada mereka di gunung yang kudus. Dengan menghadirkan Hukum dan Nabi sebagai saksi, la menegaskan kepada mereka, bahwa hanya melalui sengsara, la akan sampai kepada kemuliaan kebangkitan. Sebab itu, bersama para Malaikat yang tak terbilang jumlahnya, kami sesuara memuji dan memuliakan Dikau, dengan berseru:
U : Kudus, kudus, kuduslah Tuhan…
Komuni
Antifon Komuni Mat. 17:5
Inilah Putra-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan; dengarkanlah Dia.
Doa Sesudah Komuni
I : Marilah kita berdoa.
Ya Allah, kami telah menyambut misteri yang mulia ini. Maka, kami bersyukur kepada-Mu sebab meskipun masih berada di dunia, kami telah Engkau ikut sertakan dalam kebahagiaan surgawi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin
RITUS PENUTUP
Pengumuman
Berkat dan Pengutusan
Lagu Penutup
Untuk mendownload teks misa silahkan klik tombol dibawah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari GerejaJago.Org