TEKS MISA

Teks Minggu Paskah III 2026

MINGGU PASKAH III
19 APRIL 2026
TAHUN A ( P )

Pengantar
I : Minggu Paskah III: Misericordias Domini atau Kasih Setia Tuhan ditampakkan dalam diri dua orang murid Yesus yang mau pulang ke Emaus. Perjalanan kekecewaan dan keputusasaan itu diubah menjadi perjalanan yang menampakkan kasih setia Tuhan bagi dua murid itu. Saat mereka menerima roti yang dipecah-pecah oleh Yesus, terbukalah mata mereka akan Yesus yang hadir di tengah-tengahnya. Saat ini kita ambil bagian dalam pemecahan roti dalam perjamuan-Nya di sini. Semoga diringankan-lah beban-beban hidup kita oleh kasih setia Tuhan yang kita rayakan dalam hari ini.

RITUS PEMBUKA

Lagu Pembuka
AntifonPembuka Mzm. 65:1-2

  • Bersorak-sorailah bagi Allah, hai seluruh bumi, mazmur-kanlah kemuliaan nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian! Alleluya.

Tanda Salib dan Salam
Tobat
Madah Kemuliaan

Doa Kolekta:
I : Marilah berdoa
Allah Bapa kami di surga, berkat kebangkitan Putra-Mu, Engkau selalu hadir dan menyertai kami. Kami mohon, berilah kami kepekaan untuk selalu menyadari kehadiran-Mu serta ketekunan untuk mendengarkan Sabda-Mu. Dengan pengantaraan Tuhan kami Yesus Kristus, Putra-Mu, yang Hidup dan Berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U : Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama Kis. 2:14.22-33
L : Bacaan dari Kisah Para Rasul:
Pada hari Pentakosta, bangkitlah Petrus berdiri bersama kesebelas rasul. Dengan suara nyaring, ia berkata kepada orang banyak, “Hai kamu orang Yahudi, dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini. Yang aku maksudkan ialah Yesus dari Nazaret, seseorang yang telah ditentukan Allah dan telah dinyatakan kepadamu dengan kekuatan, mukjizat, dan tanda-tanda, yang dilakukan Allah dengan perantaraan Dia di tengah-tengah kamu. Semuanya itu tentu kami tahu! Dia yang telah diserahkan Allah menurut maksud dan rencana-Nya, telah kamu salibkan dan kamu bunuh dengan pertolongan orang-orang durhaka. Tetapi Allah telah membangkitkan Dia, telah melepaskan Dia dari jerat kematian, karena tidak mungkin la tetap berada dalan kuasa maut itu. Sebab, Raja Daud telah bernubuat tentang Dia sebagai berikut, ‘Aku senantiasa memandang kepada Tuhan. Karena la berdiri di sebelah kananku, maka aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorai, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram. Sebab Engkau tidak menyerahkan daku kepada dunia orang mati, dan tidak membiarkan Orang Kudus-Mu mengalami kehancuran. Engkau menunjukkan kepadaku jalan kehidupan; Engkau akan melimpahi aku dengan sukacita di hadapan-Mu.’ Saudara-saudara, aku berkata terus terang kepadamu tentang Daud, bapa bangsa kita. Ia telah mati dan dikuburkan, dan kuburnya masih ada pada kita sampai hari ini. Tetapi ia adalah seorang nabi; dan ia tahu, bahwa Allah telah berjanji kepadanya dengan mengangkat sumpah, bahwa la akan mengangkat seorang dari keturunan Daud sendiri menduduki takhtanya. Daud telah melihat ke masa depan, dan telah berbicara tentang kebangkitan Mesias, ketika ia mengatakan, bahwa Dia tidak ditinggalkan di dalam dunia orang mati, dan bahwa tubuh-Nya tidak mengalami kehancuran. Yesus inilah yang dibangkitkan Allah. Tentang hal itu kami semua adalah saksi. Dan sesudah la ditinggikan oleh tangan kanan Allah, dan menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu, maka dicurahkan-Nya apa yang kamu lihat dan kamu dengar di sini.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan Mzm. 16:1.2a-5.7-8.9-10.11; Ul:lh.11a
Bagi orang benar Tuhan bercahaya laksana lampu di dalam gulita.
Mazmur :

  1. Jagalah aku, ya Allah, sebab pada-Mu aku berlindung. Aku berkata kepada Tuhan, “Engkaulah bagian warisan dan pialaku,   Engkau sendirilah yang meneguhkan bagian yang diundikan kepadaku.
  2. Aku memuji Tuhan yang telah memberi nasihat kepadaku, pada waktu malam aku diajar oleh hati nuraniku. Aku senantiasa memandang kepada Tuhan karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak akan goyah.

Bacaan Kedua 1Ptr. 1:17-21
L : Bacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus:
Saudara-saudara terkasih, Allah yang menghakimi semua orang menurut perbuatannya tanpa pandang muka, kamu sebut Bapa. Maka, hendaklah kamu hidup dengan takwa selama kamu menumpang di dunia ini. Sebab kamu tahu bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu. Kamu telah ditebus bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu Darah Kristus, yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. Kristus telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir karena kamu. Oleh Dialah kamu percaya kepada Allah, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga iman dan peng-harapanmu tertuju kepada Allah.
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil Luk. 24:32
S : Alleluya.          
U : Alleluya.
S : Terangkanlah Kitab Suci kepada kami, ya Tuhan Yesus,agar hati kami berkobar-kobar mendengar sabda-Mu.
U : Alleluya.

Bacaan Injil Luk. 24:13-35
I : Inilah Injil Suci menurut Lukas:
Pada hari pertama dalam pekan itu, dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah desa yang bernama Emaus, yang terletak kira-kira sebelas kilometer dari Yerusalem, dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi. Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenali Dia. Yesus berkata kepada mereka, “Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?” Lalu berhentilah mereka dengan muka muram. Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya, “Apakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari ini?” Kata-Nya kepada mereka, “Apakah itu?” Jawab mereka, “Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret! Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami. Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami, telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati, dan mereka telah menyalibkan-Nya. Padahal kami dahulu mengharapkan bahwa Dialah yang akan membebaskan bangsa Israel. Sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi. Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami: Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur, dan tidak menemukan jenazah-Nya. Lalu mereka datang dengan berita bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang menyatakan bahwa Yesus hidup. Beberapa teman kami pun telah pergi ke kubur itu dan mendapati sama seperti yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Yesus sendiri tidak mereka lihat.” Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, untuk mempercayai segala sesuatu yang telah dikatakan para nabi! Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?” Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi. Mereka mendekati desa yang mereka tuju. Lalu Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya. Tetapi mereka sangat mendesak-Nya, “Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam.” Lalu masuklah la untuk tinggal bersama-sama dengan mereka. Waktu duduk makan dengan mereka, la mengambil roti, memberkati, lalu memecah-mecahkan-nya dan memberikannya kepada mereka. Ketika itu terbukalah mata mereka, dan mereka pun mengenali Dia. Tetapi Yesus lenyap dari tengah-tengah mereka. Kata mereka satu sama lain, “Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika la berbicara dengan kita di tengah jalan, dan ketika la menerangkan Kitab Suci kepada kita?” Lalu bangunlah mereka dan langsung kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid. Mereka sedang berkumpul bersama teman-teman mereka. Kata mereka kepada kedua murid itu, “Sungguh, Tuhan telah bangkit,  dan telah menampakkan diri kepada Simon.” Lalu kedua murid itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan, dan bagaimana mereka mengenali Yesus pada waktu la memecah-mecahkan roti.
Demikianlah Sabda Tuhan
U : Terpujilah Kristus

Homili
Syahadat

Doa Umat
I : Kedua murid yang sedang berjalan ke Emaus berkobar-kobar hati mereka karena berjumpa dengan Yesus yang bangkit. Marilah kita panjatkan doa kepada Bapa di surga dengan hati yang berkobar-kobar karena Kristus telah bangkit bagi keselamatan kita pula.

L : Bagi semua kaum beriman. Ya Bapa, curahkanlah Roh Kudus-Mu kepada segenap umat beriman agar mereka tetap percaya bahwa Kristus yang telah bangkit, tetap berada di tengah-tengah mereka dan mengobarkan hati mereka untuk siap sedia mewartakan Kerajaan Kasih-Mu bagi dunia. Kami mohon …

U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L : Bagi para pemimpin bangsa. Ya Bapa, tuntunlah para pemimpin bangsa-bangsa agar mereka setia menjalankan tugas pelayanan mereka dengan adil, jujur, dan bijaksana. Teguhkanlah iman, pengharapan, dan kasih mereka berkat kebangkitan Putra-Mu, Tuhan kami, Yesus Kristus. Kami mohon …

U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L : Bagi umat yang telah meninggal dunia. Ya Bapa, persatukanlah umat-Mu yang telah Kaupanggil menghadap-Mu dengan kemuliaan Kristus, dan memper-oleh kebahagiaan bahagia abadi di surga. Kami mohon …

U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

L : Bagi kita sendiri. Ya Bapa, jadikanlah kami saksi-saksi gembira kebangkitan Kristus dan penyertaan-Nya bagi umat-Mu di tengah-tengah dunia. Kami mohon

U : Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.

I : Allah Bapa kami di surga, anugerahkanlah semangat tanggung jawab yang mendalam kepada kami. Doronglah kami untuk selalu berjuang mewartakan Kerajaan-Mu bersama dengan semua orang yang berkehendak baik, membangun dunia baru penuh cinta kasih, keadilan, dan kedamaian. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U : Amin.

LITURGI EKARISTI

Doa Atas Persembahan
I : Terimalah ya Allah, persembahan Gereja-Mu yang sedang bersukacita karena Engkau telah menganugerah-kan suka cita yang besar berkat kebangkitan Putra-Mu. Kami mohon anugerahkanlah kepadanya hasil sukacita abadi. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin.

Prefasi I Paskah Misteri Paskah
I : Sungguh pantas dan benar, layak dan menyelamatkan, memuji Dikau setiap waktu, Tuhan; tetapi teristimewa pada masa ini kami memuji Dikau dengan lebih meriah, sebab Kristus, Paskah kami sudah dikurbankan. Sebab Dialah Anak Domba Sejati yang menghapus dosa dunia. Dengan wafat, Dia menghancurkan kematian; dan dengan bangkit, Dia memulihkan kehidupan. Maka dari itu, dalam sukacita Paskah yang berlimpah seluruh dunia di atas muka bumi bersorak-sorai. Demikian juga kekuatan Surga serta para Malaikat mengumandangkan madah kemuliaan bagi-Mu dengan tak henti-hentinya berseru:
U : Kudus, kudus, kuduslah Tuhan…

Komuni

Antifon Komuni bdk. Luk. 24:35

  • Para murid mengenali Tuhan Yesus ketika la memecah-mecahkan roti, Alleluya.

Doa Sesudah Komuni
I : Marilah kita berdoa.
Ya Allah, kami mohon, pandanglah kami, umat-Mu; Engkau sudah berkenan membarui kami dengan sakramen hidup kekal. Semoga Engkau menyertai kami sampai kami memperoleh kemuliaan kebangkitan badan yang tidak akan binasa. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin

RITUS PENUTUP

Pengumuman 

Berkat Meriah
Pada akhir Perayaan Ekaristi, Imam dapat menggunakan rumus berkat meriah Malam Paskah atau Masa Paskah

Pengutusan
I : Saudara-Saudari, pergilah Misa sudah selesai. Alleluya, Alleluya,
U : Syukur kepada Allah. Alleluya, Alleluya

Lagu Penutup

Untuk mendownload teks misa silahkan klik tombol dibawah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari GerejaJago.Org
Dapatkan Informasi secara update, cepat, dan resmi dengan bergabung ke Whatsapp Channel “Gereja Santo Yusup Ambarawa”, caranya klik link s.id/WAChannel kemudian ikuti / follow.

Share This Post :