MINGGU PRAPASKAH III
8 MARET 2026
TAHUN A ( U )
Pengantar
I : Untuk Minggu Prapaskah ketiga arah renungan akan membawa kita semua kepada permenungan makna pembaptisan. Sebagaimana para calon baptis dipersiap-kan untuk pembaptisan, demikian pula kini kita diajak mendalami martabat kita sebagai orang yang disatukan dalam Kristus oleh karena pembaptisan yang kita terima. Melalui air baptis, kita semua disucikan dari dosa dan dianugerahi hidup baru dalam Kristus. Manusia lama kita ikut mati bersama wafat Kristus, dan kita diberi hidup baru melalui kebangkitan Kristus. Kristuslah sumber air hidup. Semoga kita merasakan disegarkan lagi dalam menghayati pelaksanaan janji baptis kita.
RITUS PEMBUKA
Lagu Pembuka
AntifonPembuka Bdk. Mzm. 25:15-16
Mataku tetap terarah kepada Tuhan sebab Ia mengeluarkan kakiku dari jerat. Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku sebab sebatang kara dan celakalah aku.
Tanda Salib dan Salam
Tobat
Doa Kolekta:
I : Marilah berdoa
Ya Allah Yang Maha Rahim, Sumber Segala Kebaikan, Engkau telah menyatakan bahwa dosa dapat diampuni dengan puasa, doa, dan amal kasih. Sudilah memandang kami, ciptaan-Mu yang rapuh. Semoga belas kasih-Mu senantiasa mengangkat kami kembali ketika kami tertunduk karena menyadari kesalahan kami. Dengan pengantaraan Tuhan kami, Yesus Kristus, Putra-Mu, yang Hidup dan Berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U : Amin.
LITURGI SABDA
Bacaan pertama Kel. 17:3-7
L : Bacaan dari Kitab Keluaran:
Sekali peristiwa, setelah bangsa Israel melewati padang gurun Sin, dan berkemah di Rafidim, kehausanlah mereka di sana. Dan bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa sambil berkata, “Mengapa engkau membawa kami keluar dari negeri Mesir? Untuk membunuh kami, anak-anak dan ternak kami dengan kehausan?” Lalu berseru-serulah Musa kepada Tuhan, katanya, “Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!” Maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa, “Berjalanlah di depan bangsa itu, dan bawalah serta beberapa orang dari antara para tua-tua Israel; bawalah juga tongkatmu yang kaupakai memukul Sungai Nil, dan pergilah. Maka Aku akan berdiri di sana di depanmu, di atas gunung batu di Horeb. Pukullah gunung batu itu, dan dari dalamnya akan keluar air, sehingga bangsa itu dapat minum.” Demikianlah dibuat Musa di depan mata orang tua-tua Israel. Maka dinamailah tempat itu: Masa dan Meriba, oleh karena orang Israel telah bertengkar dan oleh karena mereka telah mencobai Tuhan, dengan mengatakan, “Adakah Tuhan di tengah-tengah kita atau tidak?”
Demikianlah sabda Tuhan.
U Syukur kepada Allah.
Mazmur Tanggapan Mzm. 95:1-2.6-7.8-9; R:8
Singkirkanlah penghalang Sabda-Mu, cairkanlah hatiku yang beku, dan bimbinglah kami di jalan-Mu.
Mazmur:
1. Marilah kita bernyanyi-nyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi Gunung Batu keselamatan kita. Biarlah kita menghadap wajah-Nya dengan lagu syukur, bersorak-sorailah bagi-Nya dengan nyanyian mazmur.
2. Masuklah, mari kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Tuhan yang menjadikan kita. Sebab Dialah Allah kita; kita ini umat gembalaan-Nya serta kawanan domba-Nya.
Bacaan Kedua Rm. 5:1-2.5-8
L : Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
Saudara-saudara, kita yang dibenarkan karena iman, kita hidup dalam damai sejahtera dengan Allah oleh karena Tuhan kita, Yesus Kristus. Oleh Dia, kita juga beroleh jalan masuk ke dalam kasih karunia Allah. Di dalam kasih karunia ini, kita berdiri dan bermegah dalam pengharapan akan menerima kemuliaan Allah. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Karena waktu kita masih lemah, Kristus telah mati untuk kita orang-orang durhaka pada waktu yang ditentukan oleh Allah. Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati. Tetapi, Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.
Bait Pengantar Injil Yoh. 4:42.15
S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : Tuhan, Engkau bena-benar Juruselamat dunia. Berilah aku air hidup, supaya aku tidak haus lagi
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Bacaan Injil Yoh. 4:5-15.196-26.390.40-42
I : Inilah Injil Suci menurut Yohanes:
Sekali peristiwa sampailah Yesus ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar, dekat tanah yang dahulu diberikan Yakub kepada anaknya, Yusuf. Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih karena perjalanan, sebab itu la duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas. Datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya, “Berilah Aku minum!” Sebab murid-murid Yesus telah pergi ke kota membeli makanan. Kata perempuan Samaria itu kepada-Nya, “Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?” Maklumlah orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria. Jawab Yesus kepadanya, “Jika engkau tahu tentang karunia Allah dan siapa Dia yang berkata kepadamu: ‘Berilah Aku minum!’ niscaya engkau telah meminta kepada-Nya, dan la telah memberikan kepadamu air hidup.” Kata perempuan itu kepada-Nya, “Tuan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu? Apakah Engkau lebih besar daripada bapa leluhur kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan ia sendiri telah minum dari dalamnya, ia beserta anak-anak dan ternaknya?” Jawab Yesus kepadanya, “Siapa saja minum air ini, ia akan haus lagi! Tetapi siapa saja yang minum air yang akan Aku berikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Aku berikan kepadanya akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai pada hidup yang kekal.” Kata perempuan itu kepada-Nya, “Tuan, berilah aku air itu, supaya aku tidak haus, dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air.” Saya kini tahu bahwa Engkau seorang nabi. Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kalian katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah.” Kata Yesus kepadanya, “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem. Kamu menyembah yang tidak kamu kenal, kami menyembah yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi. Tetapi saatnya akan datang, dan sudah tiba sekarang, bahwa para penyembah yang benar akan menyembah Bapa dalam Roh dan kebenaran; sebab Bapa mencari orang-orang yang menyembah Dia secara demikian. Allah itu Roh, dan siapa saja menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam Roh dan kebenaran.” Jawab perempuan itu kepada-Nya, “Aku tahu bahwa Mesias, yang juga disebut Kristus, akan datang. Apabila la datang, la akan memberitakan segala sesuatu kepada kami.” Kata Yesus kepadanya, “Akulah Dia, yang sedang bercakap-cakap dengan engkau!” Banyak orang Samaria dari kota itu percaya kepada Yesus karena perkataan perempuan itu yang bersaksi. Ketika orang-orang Samaria itu sampai kepada Yesus, mereka meminta kepada-Nya, supaya Yesus tinggal dengan mereka. Yesus pun tinggal di situ dua hari lamanya. Karena perkataan Yesus lebih banyak lagi orang yang percaya, dan mereka berkata kepada perempuan itu, “Kami percaya, tetapi bukan lagi karena apa yang engkau katakan, sebab kami sendiri telah mendengar Dia dan kami tahu bahwa Dia benar-benar Juru Selamat dunia.”
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.
Homili
Syahadat
Doa Umat
I : Marilah kita dalam roh dan kebenaran berdoa kepada Allah Bapa kita, Sumber Segala Kehidupan. Mrailah kia berseru: Tuhan, Engkaulah harapan dan keselamatan kami.
L : Bagi Gereja Allah. Semoga Gereja Allah jangan sampai mengecewakan orang yang mendambakan hidup sejati, melainkan mengantarnya kepada Kristus: jalan, kebenar-an, dan kehidupan. Marilah kita berdoa kepada-Nya …
U : Tuhan, Engkaulah harapan dan keselamatan kami.
L : Bagi masyarakat kita. Semoga Allah mencurahkan Roh-Nya kepada masyarakat kita agar dalam setiap langkah hidup ini, kitą selalu terarah kepada Yesus Kristus: jalan, kebenaran, dan kehidupan. Marilah kita berdoa kepada-Nya.
U : Tuhan, Engkaulah harapan dan keselamatan kami.
L : Bagi mereka yang mau meninggalkan Gereja. Semoga mereka yang mau meninggalkan Gereja Allah mengalami keterbukaan hati dan merasa tertarik untuk kembali dengan menyaksikan usaha-usaha kita yang jujur dalam hidup sesuai semangat Kristus. Marilah kita berdoa kepada-Nya …
U : Tuhan, Engkaulah harapan dan keselamatan kami.
L : Bagi kita di sekitar Sumber Hidup Sejati. Semoga kita selalu sadar akan kehendak Yesus, yang mengutus kita melanjutkan dan menyelesaikan karya-Nya. Marilah kita berdoa kepada-Nya …
U : Tuhan, Engkaulah harapan dan keselamatan kami.
I : Allah Bapa Yang Maha Rahim, sengsara dan wafat Kristus merupakan bukti cinta kasih-Mu kepada kami. Perkenan-kanlah kami hidup sesuai dengan semangat-Nya. Maka, setiap hari kami akan memberikan kesaksian atas cinta kasih sejati, sekarang dan sepanjang masa. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin.
LITURGI EKARISTI
Doa Atas Persembahan
I : Ya Allah, semoga dengan kurban ini Engkau berkenan membantu kami agar kami bersedia mengampuni saudara-saudari kami sebagaimana kami sendiri mengharapkan pengampunan atas kesalahan-kesalahan kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin.
Prefasi Perempuan Samaria
I : Sungguh pantas dan benar, layak dan menyelamatkan, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa Yang Kudus, Allah Yang Maha Kuasa dan Kekal, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Ketika la minta minum dari perempuan Samaria, Ia sudah menumbuhkan karunia iman dalam diri perempuan itu. Ia berkenan membangkitkan kehausan iman akan diri-Nya begitu kuat sehingga berkobarlah api kasih Ilahi dalam diri perempuan itu. Sebab itu, bersama para Malaikat dan Malaikat Agung, bersama Singgasana dan Kekuasaan, serta bersama seluruh laskar surgawi, kami melagukan madah kemuliaan bagi-Mu dengan tak henti-hentinya berseru:
U : Kudus, kudus, kuduslah Tuhan…
Komuni
Antifon Komuni Yoh. 4:13-14
Barang siapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, sabda Tuhan, dalam dirinya air itu akan menjadi mata air, yang terus-menerus memancar sampai ke hidup yang kekal.
Doa Sesudah Komuni
I : Marilah kita berdoa.
Ya Allah, kami telah dipuaskan dengan roti surgawi dan menerima jaminan hidup abadi meskipun kami masih berada di dunia ini. Dengan bersujud, kami mohon kepada-Mu agar sakramen yang kami terima mendapat kepenuhannya dalam kesaksian hidup kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin
RITUS PENUTUP
Pengumuman
Berkat dan Pengutusan
Lagu Penutup
Untuk mendownload teks misa silahkan klik tombol dibawah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari GerejaJago.Org