Percaya dan Pasrah

Iman harus membantu budi dan indra kita untuk berani berpasrah, sebab tanpa sikap percaya dan pasrah, kita susah mengalami kehadiran Allah dalam hidup.
Santo Tutilo

Santo Tutilo hidup di akhir abad kesembilan dan awal abad kesepuluh. Ia mendapatkan pendidikan di Biara Benediktine Saint-Gall.
Pelukan Yang Menghangatkan

Pelukan Sang Ayah sungguh pelukan yang membahagiakan, pelukan yang menghangatkan benak-pikirnya. Bahagianya Si Bungsu mendapat pelukan hangat Sang Ayah. Bahagianya Si Bungsu atas maaf Sang Ayah.
Dari PIA Menuju Golgota

Paskah sudah dekat dan adik-adik PIA memiliki cara tersendiri untuk menuju Golgota. Ziarah sambil rekreasi, sebuah kegiatan yang diharapkan akan memperdalam iman Kristiani anak.
Bertobat Sekaligus Rendah Hati

Sebagai manusia berdosa, kita dituntut untuk bertobat sekaligus rendah hati. Kenyataannya, sebagai manusia berdosa kita justru seringkali gila kehormatan, gila pujian, ingin disanjung dan tidak mau direndahkan. Sebuah ironi, sementara direndahkan tidak mungkin jadi sampah dan sebaliknya, disanjung tidak mungkin menjadi rembulan.
Belas Kasih

Allah itu bukan polisi atau hakim yang mencari-cari kesalahan kita, melainkan seorang Bapak Yang Maharahim, berbelas kasih, yang menginginkan kebaikan anak-anak-Nya dengan menghapus cela kita.
Santo Rupertus

Menurut tradisi, Santo Rupertus adalah keturunan keluarga bangsawan Merovingian dari kerajaan Frank. Dia Juga adalah paman dari Santa Ermentrude.
Kesombongan Diri

Segala usaha pertobatan kita pada masa Prapaskah ini mengandung sebuah bahaya “jebakan batman”, yaitu kesombongan diri,
Santo Castulus

Santo Castulus bersama isterinya Santa Irene adalah pasangan suami-isteri kudus yang hidup di kota Roma pada masa pemerintahan kaisar Deokletianus
Jadilah Padaku Menurut Perkataanmu

Sesungguhnya aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanmu itu.