TEKS MISA

Teks Misa Minggu Prapaskah I

MINGGU PRAPASKAH I
22 FEBRUARI 2026
TAHUN A ( U )

Pengantar
I : Minggu pertama Prapaskah mengarahkan setiap umat beriman untuk menjadikan masa waktu 40 hari sebagai masa belajar membangun ketaatan iman dengan mengambil teladan Yesus yang dengan taat melaksanakan kehendak Bapa-Nya. Ketaatan itu dimulai dengan olah diri yang serius: berpuasa untuk dapat memiliki kepekaan hati guna mengikuti dan melaksanakan kehendak Bapa. Begitu pula, kita semua ingin berolah diri dengan puasa agar semakin kuat dan tajam membedakan mana tindakan dosa dan mana yang selaras dengan kehendak Allah.

RITUS PEMBUKA

Lagu Pembuka

AntifonPembuka Bdk. Mzm. 91:15-16
Ia akan memanggil-Ku dan Aku akan mendengarkan dia. Aku akan meluputkan dan memuliakannya. Dengan umur panjang akan Kupenuhi dia.

Tanda Salib dan Salam

Tobat

Doa Kolekta:
I : Marilah berdoa
Allah Bapa Yang Maha Kuasa, ajarilah kami untuk menghayati panggilan kami sebagai pengikut Kristus yang sejati. Semoga kami tidak hanya hidup karena makanan jasmani, tetapi juga karena Sabda yang Kauberikan kepada kami, melalui Yesus Kristus, Putra-Mu. Sebab, Dialah yang Hidup dan Berkuasa, bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U : Amin.

LITURGI SABDA

Bacaan Pertama Kej. 2:7-9; 3:1-7
L : Bacaan dari Kitab Kejadian:
Ketika Tuhan Allah menjadikan langit dan bumi, la membentuk manusia dari debu tanah dan mengembuskan napas hidup ke dalam hidungnya. Demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Selanjutnya Tuhan Allah membuat sebuah taman di Eden, di sebelah timur; di situ ditempatkan-Nyalah manusia yang dibentuk-Nya itu. Lalu, Tuhan Allah menumbuhkan berbagai pohon dari bumi yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya. Di tengah taman itu la menumbuhkan pohon kehidupan, serta pohon-pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh Tuhan Allah, ular adalah binatang yang paling cerdik. Ular itu berkata kepada perempuan yang telah diciptakan Tuhan, “Tentulah Allah berfirman: ‘Semua pohon di taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?” Sahut perempuan itu kepada ular, “Buah dari semua pohon dalam taman ini boleh kami makan. Tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah taman, Allah berfirman, Jangan kamu makan ataupun kamu meraba buah itu; sebab jika kamu membuat hal itu, kamu akan mati.” Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu, “Kamu sekali-kali tidak akan mati! Tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu makan buah dari pohon itu, matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah: tahu tentang yang baik dan yang jahat.” Perempuan itu melihat bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan, dan sedap kelihatannya. Lagi pula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Maka ia mengambil dari buahnya, lalu dimakan, dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia; dan suaminya pun memakannya. Maka terbukalah mata mereka berdua, dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang. Lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan            
Kasihanilah, ya Tuhan, Kaulah Pengampun yang rahim, dan belas kasih-Mu tak terhingga.
Ayat:
1. Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, menurut besarnya rahmat-Mu hapuskanlah pelanggaranku. Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!
2. Sebab aku sadar akan pelanggaranku, dosaku selalu ter-bayang di hadapanku. Terhadap Engkau sendirilah aku berdosa, yang jahat dalam pandangan-Mu kulakukan.

Bacaan Kedua Rm. 5:12.17-19
L : Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma:
Saudara-saudara, dosa telah masuk ke dalam dunia lantaran satu orang dan karena dosa itu, masuklah juga maut. Demikianlah maut telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. Tetapi, jika oleh dosa satu orang maut telah berkuasa, lebih benarlah yang terjadi atas mereka yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran; mereka akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang, yaitu Yesus Kristus. Sebab itu, seperti oleh satu pelanggaran semua orang beroleh penghukuman, demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran semua orang beroleh pembenaran untuk hidup. Jadi, seperti oleh ketidaktaatan satu orang semua orang telah menjadi orang berdosa, demikian pula oleh ketaatan satu orang semua orang menjadi orang benar.
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil Mat. 4:4b
S : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
S : Manusia hidup bukan saja dari makanan, melainkan juga dari sabda Alllah.
U : Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Bacaan Injil Mat. 4:1-11
I : Inilah Injil Suci menurut Matius:
Sekali peristiwa Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis. Setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya Yesus pun lapar. Lalu datanglah si penggoda dan berkata kepada-Nya, “Jika Engkau Putra Allah perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.” Tetapi Yesus menjawab, “Ada tertulis:  ‘Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah.” Kemudian Iblis membawa Yesus ke Kota Suci dan menempatkan Dia di puncak Bait Allah. Lalu Iblis berkata kepada-Nya, “Jika Engkau Putra Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: ‘Mengenai Engkau, la akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya, dan mereka akan menerima Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk pada batu.” Yesus berkata kepadanya, “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!” Setelah itu Iblis membawa Yesus ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya. Iblis berkata kepada-Nya, “Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.” Lalu berkatalah Yesus kepadanya, “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: ‘Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” Sesudah itu Iblis meninggalkan Yesus, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Dia
Demikianlah sabda Tuhan.
U : Terpujilah Kristus.

Homili

Syahadat

Doa Umat
I : Tuhan Yesus bersabda, “Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau harus berbakti.” Maka, marilah kita panjatkan doa-doa sembah bakti kita kepada-Nya. Marilah kita berseru: Tinggallah bersama kami, ya Tuhan.

L : Bagi semua yang memegang pimpinan Gereja. Semoga para pemimpin Gereja dalam menjalankan tugas perutusannya sebagai gembala tidak mudah tergoda oleh hal-hal duniawi, namun selalu terarah kepada Allah demi kebahagiaan semua orang. Marilah kita mohon …
U : Tinggallah bersama kami, ya Tuhan.

L : Bagi semua yang telah menjatuhkan pilihan mau mengikuti Kristus. Semoga para pengikut Kristus semakin setia akan kebenaran Sabda-Nya dan tidak mudah digoyahkan oleh kemewahan duniawi atau keindahan lahiriah. Marilah kita mohon …
U : Tinggallah bersama kami, ya Tuhan.

L : Bagi mereka yang sedang menderita. Semoga Allah Bapa Maha Belas Kasih selalu tinggal bersama dengan orang-orang yang sedang menderita sehingga melalui penderitaan itu, mereka dapat mengikuti Kristus yang juga menderita dalam puasa-Nya di padang gurun demi keselamatan kita. Marilah kita mohon …
U : Tinggallah bersama kami, ya Tuhan.

L : Bagi kita yang sedang mempersiapkan diri menjelang Paskah.
Semoga Allah Bapa Maha Setia menuntun kita semua dalam Masa Prapaskah ini untuk selalu tekun dan setia melayani sesama seperti Putra-Nya, Tuhan kita, Yesus Kristus. Marilah kita mohon …
U : Tinggallah bersama kami, ya Tuhan.

I : Allah Bapa Maha Pengasih, karena cinta kasih-Mu yang teramat agung, hidup kami Kauberi arti yang begitu dalam. Tunjukkanlah selalu kepada kami jalan yang harus kami tempuh, yakni jalan terang-Mu sendiri, Yesus Kristus, Putra-Mu. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U : Amin.

LITURGI EKARISTI

Doa Atas Persembahan
I : Ya Allah, kami mohon, semoga hidup kami selaras dengan kurban yang kami persembahkan ini sebab dengan persembahan ini kami merayakan awal masa puasa suci, yang merupakan tanda keselamatan kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin.

Prefasi III Masa Prapaskah Tuhan Dicoba
I : Sungguh pantas dan benar, layak dan menyelamatkan, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur kepada-Mu, Tuhan, Bapa yang Kudus, Allah Yang Maha Kuasa dan Kekal, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Sebab, selama empat puluh hari, dengan berpantang dan berpuasa dari makanan sehari-hari, la menyucikan bentuk pertobatan ini dengan puasa; dengan menghindarkan segala tipu daya si ular tua, la telah mengajar kami menaklukkan ragi kejahatan supaya sambil merayakan misteri Paskah ini dengan hati yang pantas kami akhirnya beralih ke Paskah abadi. Sebab itu, bersama para Malaikat yang tak terbilang jumlahnya, kami sesuara memuji dan memuliakan Dikau, dengan berseru/bernyanyi:
U : Kudus, kudus, kuduslah Tuhan

Kudus

Komuni

Antifon Komuni Mat. 4:4
Manusia hidup bukan dari makanan saja, melainkan juga dari setiap sabda Allah.

Doa Sesudah Komuni
I : Marilah kita berdoa.
Ya Allah, kami telah disegarkan dengan roti surgawi. Olehnya, iman dikuatkan, harapan diteguhkan, dan kasih kami dikobarkan. Kami mohon, ajarilah kami untuk merasa lapar akan Kristus, roti yang hidup dan benar, dan semoga kami mampu hidup dari setiap Sabda yang keluar dari mulut-Mu hingga kami menghadap-Mu di surga. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U : Amin

RITUS PENUTUP

Pengumuman 

Berkat dan Pengutusan

Lagu Penutup

Untuk mendownload teks misa silahkan klik tombol dibawah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari GerejaJago.Org
Dapatkan Informasi secara update, cepat, dan resmi dengan bergabung ke Whatsapp Channel “Gereja Santo Yusup Ambarawa”, caranya klik link s.id/WAChannel kemudian ikuti / follow.

Share This Post :